Jejak Sastrawan di Majalah HAI

Ini adalah majalah HAI 2 Januari 1978. Ada cerpen karangan Leila Chudori di situ, ceritanya tentang Peter, siswa SMA yang mengigau saat tidur di kelas. Gurunya yang jadi sasaran, ia dikatai Peter dalam igauannya itu. Leila yang kelahiran 1962, saat itu berusia 16 tahun.

12 tahun setelahnya, di HAI edisi 11 tahun 1990, saya nemu nama Eka Kurniawan di rubrik surat pembaca. “EKA Kurniawan, kelas III A, SMPN 1 Pangandaran” begitu jelasnya. Dugaan saya, itu adalah Eka Kurniawan yang novelis itu. Doi kan emang asal Tasikmalaya.

Sembilan tahun kemudian, di HAI edisi 44 tahun 1999 ada cerpen Teman Kencan karangan Eka. Menurut buku kumcer Corat-coret di Toilet, sih, senggaknya ada tiga cerpen Eka yang pernah dimuat HAI. Eka kelahiran 1975, saat itu dia berusia 24 tahun. Sedang kuliah Filsafat di UGM berarti.

Saya juga pernah nemu cerpen Peluk karangan Dewi Lestari di HAI tahun 90-an saat lagi iseng menjelajah arsip majalah HAI.

HAI jaman baheula rupanya punya peran penting bagi para calon penulis besar yang saat itu masih muda. HAI jaman dulu, selalu ngasih ruang banyak untuk cerpen, puisi, dan komik.

Singkatnya, banyak penulis idola saya saat masih muda menjadikan HAI sebagai salah satu batu loncatannya. Gue jadi agak nyesel, waktu SMA belum segitunya sih sama dunia tulis menulis dan media. Jadi, kenal HAI cuma seadanya

Bagaimana dengan sekarang? Tinggal nunggu aja sih, lima tahun lagi deh. Saya yakin anak-anak SMA yang suka kirim artikel, ngajuin diri minta liputan ini-itu, bersikeras kirim puisi atau cerpen berkali-kali ke email redaksi walau tau HAI sekarang cuma sesekali aja nampilin sastra, mereka pasti bakal menjelma jadi sosok muda yang gue idolakan juga.
.
Dan saat itu umur gue cuma beda beberapa tahun sama umur HAI yang hari ini, 5 Januari ini, genap 40 tahun :/

Ngomong-ngomong, selamat ultah HAI. Semoga rubrik cerpen dimunculin dan digiati lagi, bukan cuma diadain untuk nambel aja tiap kali tiba2 masih halaman kosong. :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: