Motor-Motor Mini – #30hbc2204

Koleksi Diecast Motor

Awalnya gue kira diecast itu cuma ada mobil doang. Tapi ternyata ada beberapa varian diecast motor. Gue pertama kali mengetahuinya pas lihat Honda Super Cub dari Tomica. Karena kepincut, gue pun langsung membelinya.

Setelah itu, motor-motor mini lainnya yang bernuansa klasik dan unik pun gue boyong untuk mejeng di ‘garasi’ di atas meja kerja.

Gue punya seorang yang ngulik otomotif, tapi begitu lihat diecast motor ini muncul kekaguman sendiri akan keunikan dan keimutannya.

Berikut ini adalah koleksi diecast motor gue:

Tomica Honda Supercub

Honda Supercub Tomica

Diecast motor pertama gue adalah Honda Supercub Tomica yang warna biru. Setelah itu, gue jadi tau kalau Supercub-nya Tomica ada model lainnya, yaitu warna kuning dan seri motor pak pos Jepang warna merah.

Gue langsung sikat juga yang warna kuning. Sementara yang seri motor pak pos masih gue biarkan jadi wishlist. Harganya mahal, di atas Rp 100 ribu, karena itu termasuk model langka yang cuma bisa didapet dari gift set (paketan).

Gue suka banget sama modelnya ini. Klasik dan compact. Gue jadi teringat motor Astrea yang ada di rumah nenek gue dulu. Waktu kecil, tiap kali main ke rumah nenek, gue selalu main-mainin motor Astrea tersebut.

Tomica Honda CB

Pencarian motor klasik pun berlanjut. Gue akhirnya tau kalau Tomica masih punya model motor klasik lainnya, yaitu si motor Ali Topan ini.

Tapi, material Honda CB ini beda dari diecast umumnya Tomica. Diecastnya dikemas dalam kapsul gashapon (vending machine berisi mainan). Bahan motornya plastik. Gue pun harus merakitnya dulu komponen-komponennya. Yang bikin gue kagum, walau dari plastik, tapi detailnya tetap keren banget. Semua komponen presisi dan tetep bisa berdiri kokoh.

Aoshima Motocompo

Inilah diecast motor yang bikin gue pengen punya versi benerannya. Lucu banget modelnya. Gue langsung keinget motor-motor yang ada di komik Dragon Ball.

Diecast motor Honda Motocompo ini dikeluarin sama Aoshima dalam kemasan gacha kayak Honda CB-nya Tomica. Bahannya juga plastik. Tapi, si Motocompo ini lebih susah dirakit. Komponennya gak bisa menancap erat, jadi stangnya suka copot-copot. Urusan detailing Tomica masih juaranya ternyata.

Belakangan, gue tau kalau Honda Motocompo adalah motor jadul Honda yang didesain buat dibawa-bawa pergi pake mobil. Maklum, dia adalah motor yang bisa dilipat dan ukurannya compact banget. Honda Motocompo pun dipasangkan dengan mobil Honda City Turbo (mirip starlet gitu lah). Jadi, ada tuh iklannya yang nunjukin Honda Motocompo lagi dilipat terus dimasukin ke bagasi Honda City.

Gue pun jadi pengen punya diecast Honda City. Tapi model yang gue incer harganya mahal. Haha.

O ya, gue juga pengen banget punya Honda Motocompo edisi model kit dari Aoshima. Sepencarian gue di Tokopedia sih belum ada lagi yang jual. Nah, kalau kalian nemu, share link-nya ke gue yah.

Honda Gorilla

Lucu banget pas pertama kali motor Honda Gorilla ini. Gemuk dan bantet gitu.

Model yang pertama kali gue taksir sebenernya yang model kit dari Aoshima. Di Tokopedia ada yang jual Rp 140 ribu. Tapi gue tunda-tunda dulu belinya karena budget. Nah, pas nemu Honda Gorilla dari Hotwheels gue langsung sikat deh. Harganya murah, cuma Rp 20 ribuan.

Gue beli dua karena pesanan pertama gue salah masukin alamat pas check out. Karena gue kira pesanannya gak bakal sampe ke gue, jadi gue check out lagi. Eh, ternyata yang salah alamat itu bisa nyampe ke gue. Jadi gue punya dua deh.

Baru segitu dulu koleksi diecast motor gue. Masih belum ada keinginan untuk nambah, sih, karena sekarang ini budget jajan hobi gue mau difokusin untuk bangun sepeda dulu.

Kalau kalian yang baca blog ini suka diecast juga, rekomendasiin gue dong diecast motor yang unik lainnya. Siapa tau bisa masuk ke wishlist.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: